Keseleo atau terkilir adalah cedera pada ligamen yang umum terjadi, di mana penyebab utamanya adalah aktivitas fisik seperti olahraga. Kondisi ini biasanya berdampak pada area tubuh yang aktif bergerak, misalnya pergelangan kaki. Keseleo bisa ditandai dengan rasa nyeri, pembengkakan, memar, mati rasa dan terbatasnya ruang gerak sendi.
Beberapa cara mengobati keseleo agar cepat sembuh, antara lain:
- Beristirahat
Mengistirahatkan kaki selama 2-3 hari setelah keseleo efektif meredakan gejala keseleo. Selama masa istirahat, pengidap disarankan agar tidak melakukan aktivitas terlalu berat, seperti mengangkat beban, lari dan melompat. - Balut dengan perban
Jika keseleo terjadi di area pergelangan kaki, kamu mungkin perlu membalutnya dengan perban elastis selama 48-72 jam. Langkah ini efektif meredakan pembengkakan pasca cedera. Jangan membalut area yang keseleo terlalu kencang. Sebab, ini bisa membatasi aliran darah menuju pergelangan kaki. Segera lepas perban jika mengalami mati rasa, kesemutan atau perubahan warna pada jari kaki. - Kompres dengan es batu
Mengompres area yang keseleo efektif meredakan rasa nyeri dan pembengkakan. Caranya, siapkan es batu dan handuk tipis. Kemudian balut es tersebut dengan handuk dan kompres selama 15-20 menit. Namun, pastikan es batu tidak langsung menyentuh permukaan kulit. Sebab, udara dingin yang ekstrem berpotensi memecah pembuluh darah. Untuk hasil yang maksimal, kompres area keseleo sebanyak 3-4 kali dalam 72 jam pertama. - Posisikan pergelangan kaki lebih tinggi
Caranya, posisikan tubuh berbaring dan mengangkat area kaki yang keseleo ke atas tembok.
Posisi ini dapat mempermudah aliran darah menuju pergelangan kaki. Dengan begitu, pembengkakan dan memar akibat cedera bisa mereda. - Hindari pemicu perburukan gejala
Pengidap perlu menghindari mandi menggunakan air panas atau sauna, setidaknya 3 hari setelah keseleo. Mereka juga tidak disarankan untuk mengonsumsi minuman beralkohol atau melakukan aktivitas berat. Beberapa kondisi tersebut bisa memperparah pembengkakan, berpotensi menyebabkan perdarahan dan memperlambat proses penyembuhan. Bahkan, bisa memicu kerusakan lebih lanjut.
Informasi ini dipersembahkan oleh Nikisae, minyak herbal aromatherapy.

